SaWaDiKa Lisa BLACKPINK Cetak Rekor, Jadi Pembuka Album Baru PRESS PLAY

SaWaDiKa

Lisa BLACKPINK kembali mencetak pencapaian besar melalui single terbarunya, “SaWaDiKa”. Video musik lagu tersebut berhasil melampaui 100 juta views di YouTube hanya dalam waktu sekitar dua hari empat jam dan dilaporkan menjadi MV rilisan 2026 tercepat yang mencapai angka tersebut. “SaWaDiKa” menjadi pembuka menuju EP solo terbaru Lisa, PRESS PLAY, yang dijadwalkan dirilis pada 23 Oktober 2026.

kittoidn – Lisa BLACKPINK kembali menunjukkan bahwa aktivitas solonya punya massive global attention. Belum lama setelah merilis “SaWaDiKa”, penyanyi asal Thailand tersebut langsung mencatat pencapaian besar di YouTube. Video musiknya menembus angka 100 juta penayangan dalam hitungan hari.

Pencapaian tersebut terasa semakin special karena “SaWaDiKa” bukan sekadar single standalone. Lagu ini menjadi bagian dari era baru Lisa menjelang perilisan EP PRESS PLAY. Proyek berisi enam lagu tersebut dijadwalkan hadir pada 23 Oktober 2026.

SaWaDiKa Lisa Tembus 100 Juta Views dalam Dua Hari

Video musik “SaWaDiKa” dirilis pada 4 September 2026 pukul 09.00 waktu Korea Selatan. Sekitar dua hari empat jam kemudian, MV tersebut berhasil melampaui 100 juta views di YouTube. Pencapaian ini membuat “SaWaDiKa” dilaporkan menjadi video musik rilisan 2026 tercepat yang mencapai 100 juta penayangan.

Pada Minggu, 6 September 2026 sore WIB, jumlah penayangan video tersebut bahkan telah melewati 106 juta. “SaWaDiKa” saat itu juga menduduki posisi trending nomor satu kategori musik di YouTube. Basically, Lisa hanya membutuhkan satu weekend untuk menciptakan another huge milestone dalam karier solonya.

Pencapaian tersebut juga memberikan momentum besar menjelang perilisan PRESS PLAY. Dengan album mininya masih berjarak lebih dari satu bulan saat “SaWaDiKa” dirilis, Lisa sudah berhasil menciptakan buzz global. Strategi pra-rilis ini therefore menjadi pembuka yang sangat kuat untuk era musik barunya.

Sebelum mencapai 100 juta penayangan, “SaWaDiKa” juga sudah mencatat angka impressive dalam 24 jam pertamanya. The Nation Thailand melaporkan video musik tersebut meraih lebih dari 70,8 juta views pada hari pertama. Angka itu disebut sebagai jumlah penayangan 24 jam tertinggi untuk video musik yang dirilis pada 2026 saat pencapaian tersebut dibuat.

Menariknya, angka tersebut masih berada sedikit di bawah pencapaian solo Lisa sendiri lewat “LALISA”. Video musik debut solonya itu memperoleh sekitar 73,6 juta penayangan dalam 24 jam pertama ketika dirilis pada 2021. Dengan kata lain, salah satu kompetitor terberat Lisa ternyata adalah rekornya sendiri.

“LALISA” sebelumnya memang menjadi salah satu milestone terbesar dalam perjalanan solo Lisa. Guinness World Records mengakui pencapaian video tersebut sebagai MV solois yang paling banyak ditonton dalam 24 jam pada saat rekornya dibuat. Kesuksesan “SaWaDiKa” memperlihatkan bahwa lima tahun kemudian, fanbase global Lisa masih mampu menghasilkan angka sangat besar.

SaWaDiKa Jadi Pembuka Album Baru PRESS PLAY

“SaWaDiKa” menjadi single pembuka menuju proyek solo terbaru Lisa yang diberi judul PRESS PLAY. EP tersebut dijadwalkan dirilis pada 23 Oktober 2026 dan terdiri atas enam lagu. Proyek ini menjadi kelanjutan perjalanan solo Lisa setelah album penuh Alter Ego yang dirilis pada Februari 2025.

PRESS PLAY digambarkan sebagai proyek yang lebih personal bagi Lisa. Keterangan resmi mengenai album tersebut menyebut proyek ini merayakan perjalanan kariernya sekaligus mengingat kembali dari mana semuanya dimulai. Akar budaya Thailand dan transformasi Lisa menjadi global icon menjadi bagian penting dari konsep album.

Konsep tersebut sudah terlihat jelas melalui “SaWaDiKa”. Alih-alih meninggalkan identitas Thailand demi mengejar pasar internasional, Lisa justru membawa identitas tersebut ke dalam karya yang ditujukan untuk global audience. It feels personal, tetapi pada saat bersamaan tetap punya scale internasional.

Judul “SaWaDiKa” berasal dari sapaan Thailand “sawasdee ka” yang secara umum digunakan untuk mengatakan halo. Lisa kemudian mengembangkan sapaan familiar tersebut menjadi identitas utama single barunya. Unsur Thailand tidak hanya muncul melalui judul, tetapi juga menjadi bagian penting dari konsep visual video musiknya.

Video musik tersebut menampilkan berbagai elemen yang berkaitan dengan Thailand, mulai dari tuk-tuk, Muay Thai, kereta Thailand, kain bermotif tradisional, hingga sejumlah lokasi di Bangkok. Beberapa bagian video juga memperlihatkan pakaian kontemporer dengan sentuhan budaya Thailand. Hasilnya adalah video musik pop global yang tetap strongly rooted pada identitas Lisa.

Pendekatan tersebut membuat “SaWaDiKa” terasa berbeda dari sekadar comeback solo biasa. Lisa menjadikan akar budayanya sebagai bagian dari storytelling dan branding era musik terbaru. Pada level global, strategi tersebut sekaligus memperkenalkan berbagai elemen Thailand kepada jutaan penonton.

Secara musikal, “SaWaDiKa” hadir dengan nuansa hip-hop yang kuat dan memberikan ruang besar untuk kemampuan rap Lisa. Karakter tersebut sejalan dengan persona musik yang sudah melekat pada dirinya sejak debut bersama BLACKPINK. Namun, single ini dikemas dengan konsep yang lebih personal melalui referensi terhadap identitas Thailand.

Lisa juga terlibat dalam proses kreatif lagu tersebut. Namanya tercantum sebagai salah satu penulis lagu bersama Mark Williams, Raul Cubina, Rachel West, dan Danny Chung. Sementara itu, produksi “SaWaDiKa” ditangani oleh Thom Bridges dan Ojivolta.

Keterlibatan tersebut menjadi important dalam konteks PRESS PLAY yang dipromosikan sebagai proyek personal. Lisa tidak hanya menjadi performer yang membawakan konsep yang sudah disiapkan untuknya. Ia ikut mengambil bagian dalam proses kreatif di balik lagu pembuka era barunya.

PRESS PLAY Jadi Kelanjutan Setelah Alter Ego

Sebelum PRESS PLAY, Lisa merilis album studio solo pertamanya, Alter Ego, pada Februari 2025. Album tersebut memuat sejumlah single yang sudah lebih dahulu menarik perhatian global, termasuk “Rockstar”, “New Woman”, dan “Born Again”. Alter Ego kemudian membawa Lisa masuk ke jajaran atas tangga album Amerika Serikat.

Alter Ego debut di posisi ketujuh Billboard 200, menjadi entri Top 10 pertama Lisa sebagai solois pada chart tersebut. Album itu juga masuk Official Albums Chart Inggris. Dengan pencapaian tersebut, PRESS PLAY datang dengan expectation yang tentunya tidak kecil.

Bedanya, proyek terbaru ini tampaknya ingin membawa audiens semakin dekat dengan identitas personal Lisa. Jika Alter Ego banyak bermain dengan berbagai persona, PRESS PLAY justru diposisikan sebagai perayaan perjalanan dan asal-usul sang penyanyi. “SaWaDiKa” menjadi first statement yang cukup jelas mengenai arah tersebut.

Rekor “SaWaDiKa” menambah panjang daftar pencapaian Lisa di luar aktivitasnya bersama BLACKPINK. Sejak melakukan debut solo pada 2021, ia sudah memecahkan berbagai rekor terkait penjualan album, YouTube, Spotify, hingga chart internasional. Nama Lisa therefore sudah berkembang menjadi brand global tersendiri.

Single album LALISA, misalnya, terjual lebih dari 736 ribu kopi dalam minggu pertama di Korea Selatan dan mencatat rekor untuk solois perempuan pada saat itu. Video musik “LALISA” juga mencetak 73,6 juta views dalam 24 jam pertama. Sementara “Money” kemudian menjadi lagu K-pop solo pertama yang mencapai satu miliar streaming di Spotify.

Era berikutnya juga menghasilkan pencapaian penting melalui “Rockstar”. Lagu tersebut menjadi single solo pertama Lisa yang mencapai posisi nomor satu Billboard Global Excl. U.S. Selain itu, Lisa meraih penghargaan Best K-Pop MTV Video Music Awards untuk kedua kalinya melalui lagu tersebut.

Mencapai 100 juta views sebelum album utamanya dirilis merupakan promotional boost yang sangat valuable. Lagu tersebut menciptakan awareness sekaligus membuat publik mulai memperhatikan seperti apa materi lain yang akan hadir dalam PRESS PLAY. Dari perspektif marketing, opening era ini definitely berhasil mendapatkan perhatian.

Namun, angka YouTube tentunya bukan satu-satunya parameter untuk menilai keberhasilan sebuah karya musik. Performa streaming, penjualan, chart, respons pendengar, dan longevity lagu tetap menjadi bagian dari gambaran yang lebih lengkap. Pencapaian awal “SaWaDiKa” setidaknya menunjukkan demand terhadap karya solo terbaru Lisa sangat tinggi.

Perjalanan “SaWaDiKa” juga masih relatif awal. Lagu tersebut baru dirilis pada awal September, sementara PRESS PLAY baru dijadwalkan hadir pada 23 Oktober 2026. Masih ada ruang bagi Lisa untuk memperkenalkan track lain maupun materi promosi tambahan sebelum EP resmi diluncurkan.

PRESS PLAY Bakal Berisi Enam Lagu

Informasi yang sudah diumumkan menyebut PRESS PLAY akan berisi enam track. Album mini tersebut tersedia dalam beberapa format fisik, termasuk CD dan vinyl, dengan pre-order yang sudah dibuka menjelang tanggal perilisan. Produk vinyl resminya juga dijadwalkan mulai dikirim bertepatan dengan tanggal rilis pada 23 Oktober 2026.

Meski berformat EP, proyek ini menjadi rilisan penting karena hadir setelah tahun yang sangat active bagi Lisa. Selain musik, kariernya berkembang ke dunia akting dan berbagai proyek internasional. Era PRESS PLAY kemudian membawa spotlight kembali kepada Lisa sebagai musisi.

Dengan “SaWaDiKa” sebagai pembuka, identitas Thailand tampaknya akan mempunyai posisi penting dalam narasi proyek tersebut. Deskripsi resmi PRESS PLAY bahkan secara eksplisit menyebut penghormatan terhadap akar Lisa di Thailand. That makes this project more than just another collection of songs.

Rekor SaWaDiKa Perkuat Posisi Lisa sebagai Solois Global

Kesuksesan BLACKPINK tentunya menjadi bagian penting dari perjalanan Lisa, tetapi aktivitas solonya menunjukkan bahwa ia juga mempunyai daya tarik global secara individual. Rekor streaming dan YouTube dari beberapa rilisan berbeda menunjukkan keberhasilannya tidak terbatas pada satu viral moment. Setiap era solo menghasilkan milestone dengan karakter berbeda.

“SaWaDiKa” menjadi contoh terbaru. Hanya dalam waktu sekitar dua hari empat jam, video musik tersebut sudah mencapai milestone 100 juta views dan mencetak rekor untuk rilisan 2026. Angka itu memberikan starting point yang sangat kuat menjelang album baru.

Yang membuat pencapaian tersebut semakin menarik adalah pilihan Lisa untuk menjadikan budaya Thailand sebagai centerpiece. Ia membawa bahasa, visual, dan simbol negaranya ke dalam sebuah produk pop global tanpa membuatnya terasa seperti sekadar gimmick. Dalam konteks tersebut, “SaWaDiKa” menjadi statement mengenai siapa Lisa dan dari mana ia berasal.

Lisa BLACKPINK membuka era PRESS PLAY dengan pencapaian impressive melalui “SaWaDiKa”. Video musik lagu tersebut mencapai 100 juta views dalam sekitar dua hari empat jam dan menjadi MV rilisan 2026 tercepat yang mencapai milestone tersebut. Dalam 24 jam pertamanya saja, video itu sudah memperoleh lebih dari 70,8 juta penayangan.

Kini perhatian beralih ke PRESS PLAY yang dijadwalkan dirilis pada 23 Oktober 2026 dengan enam lagu. Jika performa “SaWaDiKa” menjadi indikator awal, antusiasme terhadap proyek solo terbaru Lisa jelas berada pada level tinggi. Whether more records will follow remains to be seen, tetapi Lisa sudah memastikan era barunya dimulai dengan major impact.

Referensi

  1. ANTARA News, 7 September 2026. Lisa BLACKPINK Raih Rekor MV Tercepat Tembus 100 Juta Penonton.
  2. detikPop, 7 September 2026. Gaspol! MV SaWaDiKa Lisa BLACKPINK Tercepat Tembus 100 Juta Views 2026.
  3. The Nation Thailand, September 2026. LISA’s SaWaDiKa Sets 2026 YouTube Record and Spotlights Thailand.
  4. Billboard Philippines, September 2026. LISA Announces New EP PRESS PLAY.
  5. ANTARA News, Agustus 2026. Lisa BLACKPINK Siapkan Album Solo Baru.
  6. LISA Official Store. PRESS PLAY Vinyl – Official Release Information.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *