Ringkasan: Lisa (BLACKPINK) tampil di opening ceremony FIFA World Cup 2026 pada 12 Juni 2026 di SoFi Stadium, Los Angeles — menjadi anggota girl group K-Pop pertama yang pernah naik panggung Piala Dunia. Pencapaian itu langsung dibayangi kontroversi besar: lirik lagu “Goals” dianggap tak mencerminkan semangat sepak bola, kostum dinilai tidak pantas, hingga tuduhan lip sync dari netizen Korea.
Apa yang Terjadi: Lisa di Panggung Piala Dunia 2026?

Pada 12 Juni 2026, Lisa Manobal naik ke panggung SoFi Stadium di Los Angeles. Ia membawakan lagu “Goals” bersama penyanyi Brasil Anitta dan rapper Nigeria Rema, tepat sebelum laga pembuka Grup D antara Amerika Serikat dan Paraguay.
Penampilannya berlangsung sekitar 10 menit. Lisa tampil dengan kostum korset putih, dikelilingi puluhan penari yang memenuhi lapangan stadion.
Momen itu langsung dicatat sejarah. Lisa menjadi anggota girl group K-Pop pertama yang tampil di opening ceremony Piala Dunia — mengikuti jejak Jungkook BTS yang tampil di Qatar 2022. Ia juga menjadi artis Thailand pertama yang pernah tampil di panggung bergengsi tersebut, menurut laporan Korea Times (13 Juni 2026).
Di sisi lain acara yang sama, penyanyi Korean-American EJAE membawakan lagu resmi Piala Dunia berjudul “DNA” bersama tenor legendaris Andrea Bocelli di Mexico City — satu hari sebelumnya, 11 Juni 2026.
Fakta Sejarah yang Diciptakan Lisa

Sebelum masuk ke kontroversi, penting mencatat pencapaian nyata yang dibuat Lisa di Piala Dunia 2026.
| # | Pencapaian | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Girl group K-Pop pertama di opening ceremony Piala Dunia | Sebelumnya hanya Jungkook BTS (solo) di Qatar 2022 |
| 2 | Artis Thailand pertama di opening ceremony Piala Dunia | Dicatat oleh Sunday Guardian Live & Korea Times |
| 3 | Video “Goals” raih 5 juta views YouTube dalam 24 jam | Menurut AllKpop (13 Juni 2026) |
| 4 | Music video “Goals” raih 2,65 juta views dalam 13 jam pertama | Menurut data YouTube via Vietnam.vn |
| 5 | Tampil bersama Katy Perry, Future, Anitta, Rema, Tyla | Lineup opening ceremony LA, menurut WION News |
| 6 | Kolaborasi tiga benua: K-Pop + Latin Pop + Afrobeats | Pertama kali dalam sejarah lagu resmi Piala Dunia |
| 7 | Sebelumnya jadi host committee Met Gala 2026 (4 Mei 2026) | K-Pop artis pertama di posisi tersebut |
Pencapaian ini bukan kecil. Tampil di opening ceremony Piala Dunia FIFA adalah salah satu panggung dengan penonton terbesar di dunia. Menurut FIFA, Piala Dunia 2022 ditonton oleh lebih dari 1,5 miliar orang secara global.
Lagu “Goals”: Kolaborasi Global yang Langsung Diperdebatkan

“Goals” dirilis pada 21 Mei 2026 — tiga minggu sebelum opening ceremony. Lagu ini diproduksi oleh Cirkut (produser di balik beberapa lagu Taylor Swift dan Katy Perry), menggabungkan K-Pop, Latin Pop, dan Afrobeats.
Reaksi awal positif. Kolaborasi tiga artis dari tiga benua berbeda terasa segar. Namun ketika lirik mulai dicermati, debat meledak di berbagai platform.
Masalah utama: lirik “Goals” dinilai berfokus pada penampilan fisik dan pesona personal, bukan pada semangat sepak bola atau persatuan antarbangsa. Kritik yang paling banyak dikutip media menyebut lirik tersebut terasa seperti “lagu tentang diri sendiri” di tengah event olahraga terbesar dunia.
Bagi sebagian orang, lagu Piala Dunia seharusnya membawa nuansa yang lebih dalam — seperti “Waka Waka” Shakira di Afrika Selatan 2010, atau “Dreamers” Jungkook di Qatar 2022 yang berhasil menciptakan momen emosional yang diingat jutaan penonton.
Menurut analisis dari vietnam.vn, debat seputar “Goals” mencerminkan perbedaan generasional dan kultural dalam memandang lagu tema Piala Dunia: antara FIFA yang semakin mengedepankan produk komersial dengan jangkauan global, versus fans yang menginginkan lagu yang lebih berakar pada roh sepak bola itu sendiri.
Kontroversi di Panggung: Tiga Tuduhan Utama

Penampilan 12 Juni di SoFi Stadium langsung memicu tiga gelombang kritik yang berbeda.
1. Tuduhan Lip Sync
Ini yang paling ramai diperdebatkan. Sebagian netizen — terutama di forum Korea — mengklaim Lisa tidak bernyanyi secara live. Namun klaim ini tidak terbukti secara konkret. Laporan dari Korea Times justru mencatat bahwa Lisa membawakan “live vocals” saat tampil. AllKpop juga menyebut bahwa ia “delivered live vocals” di hadapan penonton.
Debat ini murni berasal dari komentar di media sosial, bukan dari pernyataan resmi FIFA atau pihak manajemen Lisa.
2. Kostum Dinilai Tidak Pantas
Lisa tampil dengan korset putih dan celana pendek. Beberapa penonton menilai pilihan kostum ini tidak sesuai untuk panggung sebesar Piala Dunia. Satu komentar yang banyak dikutip media berbunyi: “Bisakah dia berhenti mengenakan pakaian seperti itu saat tampil? Kostumnya membuat tampilan terlihat murahan.”
Di sisi lain, penggemar mengingatkan bahwa kostum tersebut sebenarnya adalah karya desainer ternama. Sebelumnya di Met Gala 2026 (4 Mei 2026), Lisa mengenakan gaun couture dari desainer Robert Wun yang dirancang khusus berdasarkan 3D scan tubuhnya — dengan detail yang terinspirasi dari tari tradisional Thailand.
3. Perbandingan dengan EJAE
Kontroversi ketiga datang dari perbandingan. Banyak netizen Korea justru lebih memuji penampilan EJAE bersama Andrea Bocelli membawakan “DNA” di Mexico City — yang dianggap lebih “sesuai” untuk panggung Piala Dunia. Beberapa komentar di forum Naver bahkan menyebut penampilan EJAE-Bocelli sebagai yang terbaik malam itu.
Tidak sedikit pula fans yang meminta agar kedua penampilan tidak dipertentangkan. Seperti yang disebut oleh AllKpop dari komentar netizen: “Keduanya tampil bagus. Apakah kita harus terus membandingkan dan menjatuhkan salah satu?”
Pembelaan Fans: Konteks yang Sering Terlupakan
Di tengah kritik, banyak fakta yang luput dari perdebatan publik.
Pertama, Lisa sebenarnya menunjukkan dukungannya untuk sepak bola Korea. Menurut AllKpop, Lisa mengenakan jersey pemain Korea Lee Kang-in saat tampil — gestur yang justru banyak diapresiasi penggemar sepak bola Korea.
Kedua, angka streaming membuktikan daya tarik global lagu ini. “Goals” raih lebih dari 5 juta views dalam 24 jam pertama — bukan angka kecil untuk lagu opening ceremony yang biasanya hanya ditonton dalam konteks siaran langsung.
Ketiga, keikutsertaan Lisa di proyek ini sudah melalui kurasi FIFA. Ini bukan undangan sembarangan. Lisa saat ini sedang di puncak karier solonya: residensi Las Vegas di The Colosseum at Caesars Palace, debut film di Netflix dengan proyek “Taigo” dalam Extraction universe, dan peran di season 3 HBO’s The White Lotus.
Perbandingan: Lagu Resmi Piala Dunia dari Masa ke Masa
| Tahun | Lagu | Artis | Sentimen Umum |
|---|---|---|---|
| 2010 | Waka Waka | Shakira | Sangat positif, ikonik |
| 2014 | We Are One | Pitbull, Jennifer Lopez | Beragam |
| 2018 | Live It Up | Nicky Jam, Will Smith, Era Istrefi | Cukup positif |
| 2022 | Dreamers | Jungkook (BTS) | Sangat positif, viral |
| 2026 | Goals | Lisa, Anitta, Rema | Terpolarisasi |
Pola ini menunjukkan bahwa lagu Piala Dunia memang selalu memantik perdebatan. Tidak setiap edisi menghasilkan “Waka Waka” baru — dan ekspektasi setinggi itu sendiri mungkin menjadi beban yang tidak adil bagi siapapun artis yang terpilih.
Konteks Karier Lisa Saat Ini
Untuk memahami mengapa Lisa dipilih FIFA, penting melihat posisinya di industri hiburan global per Juni 2026.
Lisa saat ini menjalankan karier solo setelah kontrak individualnya dengan YG Entertainment berakhir — sementara aktivitas grup BLACKPINK tetap di bawah YG. Ia telah menandatangani kontrak dengan agensi bakat Amerika WME untuk memperluas peluang aktingnya.
Di luar musik, ia sudah terjun ke dunia film dan fashion level tertinggi: Met Gala host committee, kolaborasi brand luxury, debut di White Lotus, dan proyek film Netflix. Dalam wawancara dengan Billboard menjelang Piala Dunia, Lisa menyatakan ia sangat antusias terlibat dalam proyek ini dan percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menghubungkan orang di seluruh dunia.
Ini bukan artis yang dipilih karena keberuntungan. Ini artis yang dipilih karena jangkauan globalnya memang nyata dan terukur.
Situs ini turut memantau perkembangan K-Pop global
Kalau kamu penasaran dengan dinamika kepribadian dan daya tarik idol K-Pop di luar panggung, artikel tentang idol Gemini yang sering dicap red flag di Kitto membahas fenomena ini dari sudut pandang yang berbeda — bagaimana karakter dan persepsi publik terhadap idol bisa sangat berbeda dari kenyataannya. Relevan juga untuk memahami mengapa kontroversi terhadap Lisa sebagian besar dipicu oleh persepsi, bukan fakta.
Dan kalau kamu ingin melihat bagaimana idol menunjukkan sisi asli mereka di luar citra publik, ulasan tentang mengapa idol K-Pop selalu terlihat lebih santai saat jadi bintang tamu Lee Young-ji menjelaskan dinamika itu dengan baik — menarik dikaitkan dengan cara Lisa membangun persona publiknya yang kini menuai debat.
FAQ: Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026
Kapan Lisa tampil di Piala Dunia 2026?
Lisa tampil pada 12 Juni 2026 di opening ceremony yang berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, sebelum laga pembuka Grup D antara Amerika Serikat dan Paraguay.
Lagu apa yang dibawakan Lisa di Piala Dunia 2026?
Lisa membawakan “Goals,” lagu resmi FIFA World Cup 2026 yang merupakan kolaborasi tiga artis: Lisa (K-Pop, Thailand), Anitta (Latin Pop, Brasil), dan Rema (Afrobeats, Nigeria). Lagu ini diproduksi oleh Cirkut dan dirilis pada 21 Mei 2026.
Apa sejarah yang diciptakan Lisa di Piala Dunia 2026?
Lisa menjadi anggota girl group K-Pop pertama yang tampil di opening ceremony Piala Dunia FIFA, sekaligus artis Thailand pertama yang tampil di panggung bergengsi tersebut. Sebelumnya, satu-satunya artis K-Pop yang tampil di opening ceremony Piala Dunia adalah Jungkook BTS di Qatar 2022.
Apa kontroversi yang menghantam Lisa setelah tampil?
Ada tiga kontroversi utama: (1) tuduhan lip sync dari netizen Korea, meskipun laporan media mencatat Lisa bernyanyi live; (2) kritik terhadap kostum korset putih yang dianggap tidak pantas untuk panggung Piala Dunia; (3) lirik “Goals” dianggap terlalu berfokus pada penampilan fisik, bukan semangat sepak bola atau persatuan.
Apakah “Goals” sukses secara angka?
Video penampilan “Goals” meraih lebih dari 5 juta views di YouTube dalam 24 jam pertama setelah diunggah, menurut AllKpop. Music video-nya sendiri mencapai 2,65 juta views dalam 13 jam pertama setelah rilis pada Mei 2026.
Siapa EJAE yang juga tampil di Piala Dunia 2026?
EJAE adalah penyanyi Korean-American yang tampil di opening ceremony Mexico City pada 11 Juni 2026, membawakan lagu tema resmi “DNA” bersama tenor Andrea Bocelli. Ia dikenal lewat film animasi Netflix “KPop Demon Hunters.”

